• Education
  • Insight & Tips
  • Parenting
  • Childhood Stage

6 Tips untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak

| Written by Squlio

Saat anak memasuki masa sekolah, maka salah satu tugas sekaligus tantangan bagi Moms dan Dads adalah untuk memantau proses belajarnya. Baik itu saat belajar di rumah maupun di sekolah, konsentrasi adalah hal yang sangat penting bagi anak. Simak tips untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak di artikel ini.

tips untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak
©Irish Times

Kesulitan berkonsentrasi yang dialami oleh anak-anak tentu akan mempengaruhi prestasinya. Namun, adalah hal yang wajar jika fokus anak mudah teralihkan dengan keadaan sekitar ketika sedang belajar. Ini dikarenakan anak-anak masih dalam tahap belajar sehingga memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Hanya saja, jika fokus anak terus menerus terganggu dan sulit berkonsentrasi saat belajar, maka Anda harus segera mengatasinya.

Lakukan tips berikut ini untuk membantu meningkatkan konsentrasi belajar anak:

1. Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup

Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa istirahat anak sangat berpengaruh pada tingkat konsentrasi dan prestasi anak. Oleh karena itu, sebaiknya Parents tidak memaksa anak untuk terus belajar ketika anak sudah lelah. Ini akan membuat anak jenuh dan belajarnya pun tidak bisa optimal. Contohnya saat pulang sekolah, berikan waktu istirahat untuk tidur siang bagi anak untuk menyegarkan kembali badan dan otaknya sebelum kembali belajar dan mengerjakan tugas. Saat malam pun, pastikan anak tidur dengan cukup dan berkualitas pula.

2. Ciptakan suasana belajar yang kondusif

Tidak bisa dipungkiri bahwa lingkungan sangat mempengaruhi konsentrasi belajar anak. Untuk itu, Parents perlu memberikan suasana belajar yang nyaman bagi anak. Sesuaikan tempat belajar anak dengan tipe belajarnya. Ada anak yang senang belajar dengan diiringi musik tetapi ada juga yang dapat berkonsentrasi bila suasana hening, sunyi, tidak ada gangguan suara apapun. Selain itu, posisi belajar pun perlu Anda perhatikan. Usahakan supaya anak tidak belajar dalam posisi tiduran misalnya.

3. Jaga pola makan anak

Pola makan yang sehat pun sangat berpengaruh terhadap konsentrasi belajar anak. Sebaiknya kurangi memberikan makanan yang terlalu manis. Makanan dengan kadar gula yang terlalu tinggi bisa membuat anak mengantuk dan lesu karena naiknya gula darah.

Berikan lebih banyak makanan berprotein tinggi seperti telur, ikan, kacang-kacangan, ataupun susu, karena protein tinggi akan berpengaruh pada dopamin pada otak, yakni untuk meningkatkan konsentrasi.

4. Jauhkan gadget dan televisi

Anak-anak memang cenderung lebih senang menonton televisi atau bermain handphone. Jika saat anak sedang belajar ada televisi atau gadget, maka konsentrasi dan fokus anak bisa terpecah. Alhasil, belajar pun jadi tidak optimal.

Di samping itu, terlalu lama menghabiskan waktu di depan televisi dan gadget pun dapat membuat anak pasif dari melakukan kegiatan intelektual dan fisik mereka, seperti membaca, mengerjakan PR, bermain di luar, dan berinteraksi dengan teman-teman serta keluarga.

5. Ajarkan anak untuk memprioritaskan tugas dan belajar

Salah satu penyebab konsentrasi anak terpecah adalah apabila anak merasa memiliki hal lain untuk dilakukan. Misalnya, saat anak belajar kemudian Moms memintanya untuk melakukan hal lain seperti membantu Moms di dapur. Interupsi seperti ini bisa mengakibatkan konsentrasi anak terpecah. Oleh karena itu, biasakan anak untuk memprioritaskan belajar dan tugas sekolah terlebih dahulu sampai tuntas sebelum melakukan kegiatan lainnya.

6. Ajak anak berkomunikasi

Seperti halnya dengan orang dewasa, salah satu penyebab anak sulit berkonsentrasi karena adanya masalah yang mengganggu pikiran mereka. Untuk mengatasinya, tentu saja dengan membuat anak mengeluarkan hal yang sedang dipikirkannya tersebut.

Maka, buatlah komunikasi dua arah yang baik. Biarkan anak mengungkapkan apa yang mengganjal pikiran mereka. Moms dan Dads bisa menjadi pendengar yang baik dan penanya aktif seperti bertanya apa saja yang terjadi di sekolah hari ini, dan sebagainya.

Meningkatkan konsentrasi belajar anak hanya bisa dilakukan dengan baik jika ada kerjasama yang baik antara Parents dengan buah hati. Selamat mencoba.