• Education
  • Insight & Tips

5 Tips Agar Komunikasi dengan Guru di Sekolah Lancar

| Written by Squlio

Anak-anak menghabiskan banyak waktu mereka di sekolah. Itulah sebabnya Parents perlu menjaga kelancaran komunikasi dengan guru di sekolah untuk memantau sekaligus membantu proses belajar buah hati.

dapatkan tips agar orang tua dapat melakukan komunikasi dengan guru
©DCMP

Manfaat Komunikasi dengan Guru di Sekolah

Pada dasarnya, kewajiban orang tua dan guru di sekolah adalah sama, yaitu memastikan anak mendapatkan pendidikan yang baik, sehingga dibutuhkan kerja sama yang dijalin dengan baik pula di antara kedua belah pihak tersebut. Jika komunikasi antara orang tua dan guru tidak dibangun dengan baik, akan timbul konflik yang dapat merugikan anak.

Seperti yang bisa kita lihat, ada kasus di mana seorang ayah menciderai guru karena tidak terima anaknya dicubit misalnya. Atau pada kasus lain, ada guru yang sentimen terhadap anak sehingga ia melakukan diskriminasi belajar dan pemberian nilai pada anak. Semua ini sebenarnya dapat dicegah dan diatasi jika orang tua dapat menjalin komunikasi dengan guru yang baik.

5 Tips Berkomunikasi dengan Guru di Sekolah

Biasanya, karena anak banyak menghabiskan waktu di sekolah, mereka pun memiliki hubungan yang dekat dengan guru mereka. Oleh karenanya, kita sebagai orang tua juga harus menjaga hubungan yang baik dengan guru, agar dapat memantau perkembangan belajar anak. Apalagi, guru bisa jadi salah satu motivasi belajar anak di sekolah lho, Parents. Untuk itu, simak tips berikut ini.

1. Rutin Berkomunikasi

Nah, yang dimaksud di sini adalah, jangan sampai Parents hanya menghubungi guru saat anak memiliki masalah. Sebaiknya, mulailah berhubungan baik dengan guru sejak awal anak masuk ke sekolah dengan cara rajin berkomunikasi. Selain memantau perkembangan anak, komunikasi dengan guru juga dapat digunakan untuk mencari tahu seperti apa guru tersebut, termasuk cara mengajarnya.

2. Aktif di Sekolah

Karena sekolah merupakan rumah kedua bagi anak, Parents sebaiknya ikut terlibat aktif di berbagai kegiatan di sekolah anak, terlebih yang melibatkan anak. Ini menunjukkan keseriusan kita sebagai orang tua dalam proses pendidikan anak di mata guru dan pihak sekolah.

3. Ajak Diskusi

Parents bisa membuat jadwal temu dengan guru untuk berdiskusi mengenai perkembangan belajar anak. Dan jangan lupa, datang tepat waktu ya, Parents. Dengan demikian guru akan merasa dihargai dan menyadari bahwa orang tua serius ingin terlibat dalam proses belajar anak di sekolah. Dalam diskusi ini, Parents dapat memberikan ide alternatif solusi yang berkaitan dengan masalah anak di sekolah.

4. Perhatikan Cara Komunikasi

Saat ada kendala yang dihadapi anak dalam proses belajarnya, Parents tetap harus berempati dan tidak menyudutkan guru. Misalnya, alih-alih berkata “Tugasnya terlalu banyak dan sulit, Bu!”, Parents bisa mengatakan “Apakah ada strategi lain untuk mengerjakan PR ini ya, Bu?”.

5. Beri Apresiasi

Ketika anak bercerita seputar kegiatan sekolah dan hal positif yang diajarkan guru, berilah apresiasi. Caranya bisa dengan mengajarkan anak untuk berterima kasih pada guru. Sesekali tidak ada salahnya Parents memberi hadiah kepada guru sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih pada guru.

Pada intinya, komunikasi dengan guru di sekolah sangatlah penting dilakukan oleh para orang tua, tak terkecuali kita ya, Parents. Dengan adanya komunikasi yang baik, jika anak mengalami masalah di sekolah maka tentu masalah tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dan anak bisa kembali semangat belajar di sekolah.