• Education
  • Learning Methods

Cara Belajar Cepat dengan Teknik Feynman

| Written by Squlio

Mempelajari sesuatu hal memang tak selalu mudah. Akan tetapi, jika buah hati kita terjebak dalam pelajaran yang tidak kunjung mereka pahami, tentu mereka akan jenuh dan bisa jadi mereka akan putus asa dan tidak mampu mempelajarinya lagi. Untuk itu, Parents bisa mengajak mereka menggunakan metode belajar yang efektif yang disebut dengan Teknik Feynman ini.

pelajari teknik feynman untuk belajar dengan cepat
©TLDSB

Belajar itu seharusnya menyenangkan, karena dengan belajar kita akan memperoleh banyak ilmu yang pasti akan berguna bagi kehidupan kita. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa belajar itu terkadang membosankan dan membuat jenuh. Apalagi untuk anak-anak yang sudah memasuki bangku sekolah menengah, pelajaran sekolah kian hari kian berat saja rasanya. Ini bisa terjadi akibat metode belajar yang kurang tepat, Parents.

Tipe Pengetahuan Menurut Feynman

Nah, sebelum kita mengetahui seperti apa Teknik Feynman yang sudah membuat banyak orang berhasil mempelajari hal apapun dengan cepat dan mudah, termasuk untuk mempelajari pelajaran sekolah dan persiapan ujian, kita berkenalan dulu yuk dengan penemu metode belajar ini.

Teknik Feynman ini pertama kali dijelaskan dalam sebuah buku berjudul “Genius: The Life and Science of Richard Feynman” yang ditulis oleh James Gleick pada tahun 1993. Richard Feynman adalah ilmuwan fisika asal Amerika Serikat yang berhasil meraih nobel dalam bidang fisika pada tahun 1965.

Menurut Feynman, ada 2 tipe pengetahuan dan kita seringkali fokus pada salah satunya saja. Kedua tipe tersebut yaitu:

  1. Mengetahui sesuatu, dan
  2. Mengetahui nama sesuatu

Meski sekilas terlihat mirip, namun keduanya sangat berbeda. Dan Feynman mengetahui betul perbedaan di antara keduanya. Saat kita hanya berfokus pada mengetahui nama sesuatu hal saja, maka kita tidak akan mampu memahaminya. Misalnya, kita melihat seekor burung. Kita tahu jenis burung itu apa, tapi sebenarnya kita tidak tahu apa-apa tentang burung itu. Kita tahu nama burung itu dalam berbagai bahasa di dunia, tapi kita tidak tahu apa yang burung itu lakukan, ke mana ia terbang, kenapa ia mematuk bulunya, dan masih banyak lagi lainnya. Untuk itulah, Teknik Feynman pun diciptakan untuk membuat kita mengetahui sesuatu dengan baik, dengan cara memahaminya, bukan sekedar “asal tahu saja”.

4 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

Feynman juga sering disebut sebagai “The Great Explainer” karena kemampuannya menjelaskan gagasan kompleks kepada ilmuwan dan non ilmuwan dengan kejelasan yang sama. Itulah yang juga diterapkan dalam belajar menggunakan teknik ini, di mana kita harus mengulang kembali pelajaran yang ingin kita kuasai dan menjelaskannya menggunakan bahasa yang sederhana.

Ada 4 langkah dalam mempelajari sesuatu hal dengan menggunakan Teknik Feynman ini, yaitu:

1. Pilih Topik dan Catat Poin Pentingnya

Pilihlah topik yang ingin dipelajari, kemudian baca dan pahami sebaik mungkin. Catatlah poin-poin penting dari materi yang dipelajari.

2. Tuliskan atau Jelaskan dengan Bahasa Sederhana

Cobalah tulis kembali apa yang sudah dipelajari dengan bahasa sederhana dan jelaskanlah seolah-olah seperti sedang menjelaskan materi tersebut kepada anak kecil.

3. Pelajari Kembali Materi yang Belum Dipahami

Identifikasilah materi-materi yang belum dipahami atau dikuasai dengan baik, kemudian ulangi langkah nomor 1 dan 2 di atas.

4. Sederhanakan Lagi

Inti dari teknik Feynman ini adalah menyederhanakan dan memahami sesuatu dengan gaya bahasa kita sendiri, karena kita tidak akan bisa menyederhanakan sesuatu jika kita tidak paham betul akan hal itu. Untuk itu, sederhanakan dan teruslah berlatih untuk menjelaskan materi yang dipelajari ini ke orang lain dengan baik.

Nah, agar lebih efektif, Moms dan Dads bisa ikut terlibat dalam proses belajar buah hati Anda dengan menggunakan teknik Feynman ini. Saatnya belajar bersama buah hati ya, Parents!