• Education
  • Big Ideas

Fuji Kindergarten, TK Unik yang Membuat Anak Lebih Banyak Belajar Sambil Bermain

| Written by Squlio

Seperti yang sudah sering kita dengar dan kita ketahui bahwa dunia anak-anak adalah bermain. Sudah menjadi kodratnya bahwa anak-anak sangat suka untuk berlarian ke sana kemari, melompat, memanjat, dan bergerak bebas. Dengan memfasilitasi kebutuhan anak akan semua itu, maka anak-anak akan lebih mudah untuk belajar sambil bermain. Contohnya ada di Fuji Kindergarten.

simak seperti apa TK unik Fuji Kindergarten yang banyak menuai pujian ini
©TED

Takaharu Tezuka, seorang arsitek Jepang, memiliki perhatian lebih terhadap kebutuhan anak untuk bermain dan bergerak bebas. Ini pun dituangkannya dengan konsep unik saat mendesain sebuah Taman Kanak-kanak (TK) di Tachikawa, Jepang, yang bernama Fuji Kindergarten.

Jika selama ini kita mengenal bangunan sekolah selalu berbentuk ruangan atau kelas yang mana antara satu ruangan dengan ruangan lainnya dibatasi dengan dinding, maka berbeda dengan TK yang satu ini.

Tezuka berpendapat bahwa TK seharusnya berkonsep outdoor atau ruang terbuka. Menurutnya, anak-anak seharusnya bermain di luar. Orang tua tidak perlu terlalu overprotektif pada buah hati mereka. “Biarkan mereka terjatuh, supaya merasakan dunia nyata sejak kecil,” ungkap Tezuka seperti dilansir dari Ted.com.

Bangunan sekolah Fuji Kindergarten ini pun didesain sebagai sebuah “taman bermain raksasa” yang berbentuk lingkaran, tanpa dibatasi dinding atau pembatas apapun antar kelasnya. Sekolah ini didesain Tezuka agar anak bisa merasakan kedekatan dengan alam dan kebebasan. Dengan berbentuk lingkaran, anak-anak pun bisa berlarian, bahkan di atas atap sekalipun, juga bisa memanjat pohon yang ada di sana.

Meski demikian, orang tua tak perlu khawatir karena Tezuka juga telah melengkapi bangunan sekolah ini dengan pegangan tangan di tepi bangunan yang berfungsi untuk penghalang, pengaman, dan bagian dalam dibuat berputar sebagai arena. Pilar-pilar tersebut pun dibuat cukup dekat sehingga anak-anak tidak mudah terjatuh.

Bangunan yang berhasil mendapatkan penghargaan Moriyama RAIC International Prize 2017 ini mampu menampung sekitar 600 anak dari usia 2-6 tahun. Sekolah ini menerapkan metode Montessori yang memberikan kesempatan untuk anak-anak merasakan kebebasan untuk belajar sambil bermain.

Selain itu, di Fuji Kindergarten, anak-anak juga bisa melatih kerjasama dan komunikasi dengan teman mereka saat bermain di luar ruangan, sekaligus melatih kemampuan atletik mereka karena di sini anak-anak akan lebih banyak bergerak, berlari, berjalan, dan melakukan aktivitas fisik lainnya.