• Parenting
  • Toddler Phase
  • Childhood Stage

10 Permainan untuk Melatih Ketrampilan Motorik dan Berbahasa Anak

| Written by Squlio

Anak-anak dan bermain merupakan 2 hal yang tidak terpisahkan. Bermain adalah dunia anak-anak. Bahkan, United Nations Convention on Rights of the Child pun menyebutkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk bermain. Nah, kini tugas Moms dan Dads adalah untuk memberikan kebebasan untuk bermain sekaligus melatih ketrampilan motorik dan berbahasa buah hati dengan pilihan permainan yang tepat.

permainan apa saja untu melatih ketrampilan motorik dan berbahasa buah hati
©Reader’s Digest

Pentingnya Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak

Saat tengah bermain, anak-anak akan menyerap segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ini merupakan bagian dari proses pendidikan anak karena bermain mampu membantu anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Bermain juga adalah kebutuhan yang esensial bagi anak, karena melalui bermain anak akan dapat belajar untuk memecahkan masalah, mengatasi tantangan fisik dan mental, serta merangsang perkembangan dimensi dari motorik, kognitif, kreativitas, bahasa, emosi, dan sosialnya.

“Play is the highest form of research – Albert Einstein”

Ya, seperti yang dikatakan oleh Einstein di atas, mengeksplorasi lingkungan dengan cara bermain akan merangsang tumbuh kembang anak. Bermain juga akan melatih ketrampilan motorik dan berbahasa anak, bahkan tanpa ia sadari. Bermain akan melatih kreativitas anak karena mereka akan mengembangkan imajinasi, ketangkasan, kekuatan fisik, kognitif, dan emosional.

Melatih Ketrampilan Motorik dan Berbahasa Anak Melalui Permainan

Setelah mengetahui pentingnya bermain untuk tumbuh kembang anak, terutama untuk melatih ketrampilan motorik dan berbahasa anak, maka Parents bisa memilih beberapa jenis permainan berikut ini:

1. Mengemudi

Permainan seperti mengemudikan mobil mainan atau sepeda roda tiga akan melatih kemampuan motorik kasar anak karena membutuhkan kekuatan kaki dan bisa meningkatkan keseimbangannya.

2. Permainan Aksi

Permainan yang bisa berupa terowongan, ayunan, kursi berputar, atau bantal kursi yang disusun sebagai rintangan, serta benda yang bisa dipanjat ini sangat baik untuk melatihan kemampuan motorik dan fisik anak secara keseluruhan.

3. Lempar Tangkap

Seperti halnya aktivitas olahraga, permainan ini melibatkan berbagai gerakan aktif anak seperti berlari, melompat, atau bahkan menendang. Anda bisa menggunakan bola untuk permainan ini. Dengan bermain lempar tangkap ini, akan meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan anak juga.

4. Menyusun Balok

Permainan menumpuk dan menyusun balok, atau bisa juga cincin plastik, akan membantu melatih kemampuan motorik halus anak. Di sini Anda juga bisa melatih anak untuk membedakan warna dan bentuk.

5. Papan Tempel

Permainan seperti papan tempel atau papan dengan pin magnet akan melibatkan gerakan tangan yang akurat sehingga mampu melatih kemampuan motorik halus anak dengan baik.

6. Permainan Manipulasi

Saat menginjak usia 2 tahun, anak sudah siap dan bisa menikmati permainan manipulatif seperti puzzle berisi 20 bagian dengan ukuran yang cukup besar misalnya. Permainan lainnya bisa berupa meronce manik-manik, memainkan alat musik, atau memakai cangkir dan teko dari set mainan untuk minum teh.

7. Permainan Seni

Anda bisa menyediakan kertas dengan warna berbeda dan krayon serta pensil dalam ukuran besar, kapur, cat warna, buku gambar, atau plastisin dan biarkan mereka menggambar dan mewarnai apa yang mereka sukai serta membuat berbagai bentuk benda. Ini akan melatih kemampuan motorik halus anak sekaligus merangsang imajinasi dan kreativitas anak.

8. Bermain Peran

Permainan peran atau drama bisa mengasah imajinasi anak, dan ini juga akan membantu melatih ketrampilan berbahasa anak karena anak akan berlatih mendeskripsikan kejadian melalui bahasa.

9. Telepon-teleponan

Dalam permainan ini, anak akan berlatih berbicara dengan menggunakan mainan telepon-teleponan bersama Anda atau teman-temannya. Selain itu, permainan ini akan melatih pendengaran anak.

10. Story Telling

Untuk melakukan permainan yang edukatif ini, Anda bisa menggunakan buku cerita atau dongeng dengan gambar yang menarik. Anda bisa membacakan cerita pada anak kemudian Anda bisa meminta anak untuk menceritakan kembali cerita tersebut dengan caranya sendiri untuk mengasah ketrampilan komunikasinya.

Melatih ketrampilan motorik dan berbahasa anak ternyata bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan ya, Parents. Dengan bermain, selain memberikan kesenangan bagi anak juga akan memberikan banyak pengalaman dan pelajaran yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-harinya kelak. Selamat bermain dengan buah hati Anda, Parents!