• Education
  • Learning Methods

Efektifkah Metode Belajar Membaca ala Glenn Doman?

| Written by Squlio

Parents, menurut Anda, mana yang lebih baik antara mengajarkan membaca pada anak sedini mungkin atau menundanya hingga ia masuk sekolah? Nah, ada salah satu metode belajar membaca yang hingga saat ini masih kontroversial karena alasan usia anak diperkenalkan untuk membaca.

apakah metode belajar membaca pada usia batita itu bagus
©Very Well

Moms, Dads, Anda mungkin pernah melihat sebuah metode belajar membaca yang dilakukan oleh orang tua dengan menggunakan flashcard berisi tulisan dan gambar. Biasanya, kegiatan ini dilakukan pada anak-anak batita, yang berusia di bawah 3 tahun.

Ya, metode ini dikenal dengan sebutan metode Glenn Doman. Pada mulanya, metode ini diciptakan Doman untuk terapi bagi anak-anak yang mengalami cedera otak. Hasil penelitiannya menunjukkan anak dengan cedera otak dapat membaca dengan baik pada usia kurang dari 3 tahun.

Berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 1961 silam, yang melibatkan dokter, spesialis membaca, ahli bedah otak, dan psikolog mengenai bagaimana otak anak-anak berkembang, didapatkan hasil yang mengejutkan. Otak anak-anak akan berkembang dengan pesat pada periode 3 tahun pertama kehidupannya. Dan, uniknya, otak tak membedakan pelajaran melihat atau mendengar. Bagian tubuh manusia ini dapat mempelajari keduanya dengan baik. Yang dibutuhkan hanya suara keras dan jelas untuk didengar, serta tulisan yang besar dan jelas untuk dilihat, sehingga dapat ditafsirkan otak.

Menurut Doman, anak-anak mempelajari bahasa melalui konteks, bukan dengan mengerti makna kata-kata yang diajarkan. Oleh karena itulah, Doman meyakini bahwa setiap anak bisa belajar membaca pada usia 3 tahun asalkan ada dukungan dari keluarga dan lingkungan, yaitu dengan mengajarkan metode ini dengan berulang-ulang dan penuh kesabaran.

Metode Belajar Membaca yang Kontroversial

Metode Glenn Doman ini merupakan metode belajar membaca melalui permainan untuk menstimulasi otak. Dalam metode ini, Anda bisa menuliskan kata atau gambar pada media berupa flashcard dengan huruf warna merah dan menggunakan huruf latin dan kapital. Flashcard tersebut kemudian berkali-kali diperlihatkan kepada anak sehingga mereka dapat mengingat kata, gambar, maupun gabungan kata dan gambar.

Di Indonesia sendiri, sudah dilakukan penelitian terhadap metode Glenn Doman ini, yaitu untuk anak-anak autis di Jember, Jawa Timur, serta anak tuna rungu di Bandung, Jawa Barat. Hasilnya, metode belajar membaca Doman ini dapat meningkatkan kemampuan anak dalam membaca dan memahami kosakata, sekaligus kemampuan interaksi sosial anak.

Meski demikian, metode ini ternyata menuai perbedabatan di kalangan para ahli. Beberapa ahli menilai metode ini memberikan stimulus yang berlebihan pada anak sehingga anak bisa lebih mudah bosan dan melupakan pelajaran. Menurut Psikolog dan Playtherapist dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Dra. Mayke S.Tedjasaputra, M.S., di usia balita lebih diutamakan untuk mengajarkan kemandirian pada anak. Sebelum membaca ada beberapa tahap yang harus diajarkan kepada anak, yakni mengenal bentuk geometri, warna, dan besaran benda. Di usia balita, saraf sensorik lebih perlu dirangsang agar indera anak peka terhadap rangsang tertentu. Maka, mereka harus diberi pelajaran nyata yang bisa mereka alami dan rasakan.

Meyke berpedoman pada film Smart Babies dari Discovery Health Channel yang dibuat berdasar hasil penelitian yang melibatkan psikiater, ahli neurologi, psikolog anak, dan pendidik anak. Para ahli dalam film tersebut membenarkan bahwa otak anak pada usia 1 tahun pertama memang berkembang pesat. Namun, otak anak akan mengalami penyusutan pada periode tertentu dan mengalami perkembangan lagi pada periode selanjutnya.

Pada usia tersebut anak juga dianggap belum memahami makna kata. Ini akan membuat anak kesulitan dalam mengingat kata yang diajarkan. Dalam film Smart Babies ini juga digambarkan kisah seorang anak yang diberikan metode belajar membaca Glenn Doman saat ia berusia 2 tahun. Kemudian pada saat usianya menginjak 14 tahun, ia diperlihatkan kembali kartu nama-nama pesawat tempur. Namun, ia tidak mengingatnya sama sekali. Ini artinya, “pelajaran” saat bayi sama sekali tidak terekam karena bersifat hafalan oral.

Bagaimana pendapat Anda, Parents? Apakah metode belajar membaca Glenn Doman ini efektif untuk buah hati Anda? Atau Anda memiliki metode tersendiri untuk mengajarkan buah hati membaca?