• Parenting
  • Childhood Stage

Penyebab Tantrum pada Buah Hati

| Written by Squlio

Buah hati tantrum
© Bebe i Mame

Selain belum sanggup merasakan kecewa dan belum memahami bagaimana cara mengekspresikan rasa kecewa yang benar, tantrum pada buah hati Anda juga bisa dipicu oleh hal-hal lain seperti berikut ini:

1. Ketidakmampuan buah hati mengungkapkan maksud hati

Anak-anak memiliki keterbatasan bahasa, ada saat di mana ia ingin mengungkapkan sesuatu namun tak bisa, sehingga banyak orangtua tidak mengerti apa yang diinginkan oleh anak.

2. Tidak terpenuhinya kebutuhan

Anak yang aktif membutuhkan ruang dan waktu yang cukup untuk bergerak. Jika dalam waktu lama anak merasa dirinya tidak bebas bergerak, maka ia akan merasa tak nyaman. Rasa tak nyaman tersebut merupakan salah satu kebutuhan yang tak terpenuhi. Misalnya Anda dan buah hati sedang dalam perjalanan panjang di mobil, maka anak merasa tak leluasa karena ruang geraknya yang sedikit dan waktu yang terlalu lama di perjalanan.

3. Pola asuh yang tidak konsisten

Orangtua seringkali mengancam akan menghukum namun pada akhirnya tidak menghukum. Tetapi, di lain waktu, Anda menghukumnya atas kesalahan yang sama. Hal itu akan membuat buah hati bingung dan menjadi tantrum. Atau, saat Moms dan Dads tidak sependapat satu sama lain, yang satu memperbolehkan anak, yang lain melarang. Anak akan tantrum agar mendapat persetujuan kedua orang tua.

4. Lelah

Saat buah hati kelelahan, ia akan sangat mudah marah. Aktivitas yang padat dan sedikitnya waktu bermain membuat anak cepat marah dan emosi.

Sumber: Majalah Kartini