• Education
  • Insight & Tips
  • Parenting
  • Toddler Phase
  • Childhood Stage

Tips Mengenalkan dan Mengajarkan Puasa pada Anak

| Written by Squlio

Setelah mengetahui apa saja manfaat puasa untuk anak di artikel sebelumnya, Parents pasti mulai bertanya-tanya bagaimana cara mengajarkan puasa pada anak. Dan, sebenarnya, kapan sih waktu yang tepat untuk mulai mengajarkan anak berlatih puasa?

dapatkan tips mengajarkan puasa pada anak sejak dini
©Kemdikbud

Setiap orang tua tentu menginginkan buah hatinya untuk menjadi anak dengan pribadi yang memiliki karakter positif, termasuk dari segi spiritual. Moms dan Dads pastinya bahagia ya jika buah hati Anda menjadi anak-anak yang soleh dan soleha. Untuk itulah, mengajarkan puasa pada anak sejak dini bisa jadi salah satu langkah untuk menanamkan nilai-nilai religius pada diri anak. Nah, sebelum mulai mengajak buah hati Anda untuk belajar puasa, simak dulu yuk beberapa hal penting agar puasa anak berjalan lancar berikut ini.

Kapan Anak Boleh Belajar Puasa?

Beberapa pakar berpendapat bahwa saat anak memasuki usia 4 tahun, mereka sudah mulai bisa diajak untuk berlatih puasa. Meski demikian, sebaiknya ada tahap waktu yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan fisik serta mental anak.

Bagi anak-anak yang masih berusia di bawah 6 tahun, Anda bisa memperkenalkan puasa setengah hari terlebih dahulu. Dan, tentu saja, Parents tetap harus memberikan pengertian pada anak bahwa ibadah puasa yang mereka lakukan masih bersifat “latihan” dan bukanlah ibadah puasa yang sesungguhnya.

Sedangkan bagi anak-anak yang sudah berusia di atas 6 tahun, Parents sudah bisa memperkenalkan puasa sehari penuh. Namun, tetap berikan kelonggaran jika sewaktu-waktu anak merasa tidak kuat untuk melanjutkan puasanya dan biarkan ia berbuka.

Dalam belajar puasa, usia memang bukan satu-satunya patokan, mengingat kemampuan puasa juga sangat dipengaruhi oleh niat dan tekad masing-masing anak. Anak yang berusia lebih muda terkadang justru lebih kuat berpuasa dibanding anak yang berusia jauh di atasnya. Tentu saja hal ini disebabkan oleh tekad baja si anak dalam menjalankan ibadah puasa. Nah, di sini tugas Parents untuk memberikan motivasi dan menanamkan semangat beribadah pada anak.

Tips Mengajarkan Puasa pada Anak

Agar puasa anak bisa berjalan lancar, ada beberapa tips dan trik yang bisa Parents lakukan dalam mengajarkan puasa pada anak. Ini dia:

  1. Sesuaikan puasa yang dijalankan dengan kemampuan anak. Seperti yang dijelaskan di atas, Parents bisa memulai mengajak anak untuk berpuasa setengah hari.
  2. Berikan pujian jika anak berhasil melaksanakan puasa sesuai dengan targetnya, baik itu setengah hari maupun sehari penuh. Ini akan membuat anak makin bersemangat dalam menjalankan puasanya.
  3. Temani anak dalam menjalani ibadah puasanya, mulai dari makan sahur sampai waktu berbuka tiba. Saat berpuasa, ajarkan anak untuk mengisi waktu puasa mereka dengan ibadah lain seperti sholat dan dzikir.
  4. Jangan lupa mengajarkan anak tentang manfaat puasa dan pahala yang akan mereka dapatkan dengan berpuasa. Alangkah baiknya jika Parents bercerita atau story telling karena anak – anak sangat senang mendengarkan cerita tentang puasa dari orang tua mereka.
  5. Berikan anak-anak makanan yang bergizi, baik saat sahur maupun berbuka. Karena saat berpuasa terjadi pengurangan jadwal makan dari 3 kali menjadi 2 kali sehari, ada kemungkinan terjadi penurunan jumlah makanan yang dikonsumsi anak. Jadi, sajikan menu sahur dan berbuka dalam jumlah cukup dan gizi seimbang ya, Moms.
  6. Catatan penting untuk Moms, ada baiknya Anda membuatkan menu favorit buah hati Anda. Hal ini bisa membuat anak semakin bersemangat untuk berpuasa.
  7. Perhatikan jadwal tidur dan istirahat anak, pastikan agar anak mendapatkan istirahat yang cukup, tidak kurang dan juga tidak berlebihan. Anak-anak mungkin akan merasa lemas saat berpuasa, namun jangan biarkan anak jadi malas-malasan dan tidur saja seharian karena justru membuat badan mereka semakin lemas dan tidak bersemangat.
  8. Buatlah jadwal kegiatan selama bulan Ramadhan, entah itu belajar membaca Al-Qur’an, mendengarkan kisah nabi, sholat tarawih, dan masih banyak lagi lainnya. Buatlah anak tetap aktif dan energik dengan mengisi puasanya dengan kegiatan menyenangkan. Tapi ingat agar tidak terlalu membebaninya dengan segudang kegiatan yang malah bisa membuatnya lelah dan bosan sehingga bisa membuatnya malas berpuasa.
  9. Jangan memarahi anak jika mereka tidak kuat melanjutkan puasa dan ingin berbuka sebelum waktunya. Jika memang anak merasa sudah tidak kuat melanjutkan puasanya, berikan izin sembari memberikan nasihat untuk tetap menghormati orang yang berpuasa, dan terus motivasi anak untuk berlatih puasa.

Mengajarkan anak berpuasa sejak dini sangat baik untuk melatihnya menjadi anak-anak yang sabar, disiplin, dan taat beribadah. Selamat mengajak buah hati Anda berlatih puasa ya, Parents. Semoga berhasil!